Antusias
anggota serta dukungan dari pendamping membuat mahasiswa semakin bersemangat
mengikuti seluruh rangkaian kegiatan diklat khususnya agenda peliputan ini
hingga pukul 01.06 WITA.
“Kegiatan
peliputan berawal saat bus tiba di lokasi. Sepanjang perjalanan, hujan
berpotensi sedang menemani kami saat mewawancarai para narasumber. Pakaian dan
sepatu anggota tim ikut basah. Walau demikian, kegiatan peliputan tak
menghalangi semangat kami dalam menyukseskan kegiatan Diklat Jurnalistik
Mahasiswa 2020,” ujar Adilah saat diwawancarai di lokasi peliputan.
Gambar: peliputan saat wawancara kepada pengunjung
Kegiatan
peliputan yang dilakukan mahasiswa FBS UNM menggunakan model wawancara langsung
sehingga menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menggali informasi secara
mendalam. Bagi mereka, kegiatan ini sangat penting untuk diikuti oleh seluruh
mahasiswa khususnya mereka yang mengampuh mata kuliah jurnalistik karena agenda
seperti peliputan ini memberi ruang untuk bersentuhan langsung dengan dunia
jurnalis.
Menurut
Ifa yang merupakan salah satu peserta Diklat Jurnalistik Mahasiswa 2020
mengatakan bahwa sesuatu dikatakan sebuah berita ketika informasi itu
terkonfirmasi. Dengan adanya agenda peliputan, membuat dia tertantang untuk
mencari tahu berbagai permasalahan yang terjadi di kalangan masyarakat. Selain
itu, dia juga menegaskan bahwa jurnalistik bukan soal teori tetapi praktik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar